Jumat, 23 November 2018

P3k

Alat P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) merupakan hal yang paling diperlukan ketika terjadi kecelakaan baik ringan maupun parah. P3K sendiri memiliki arti sebagai upaya pertolongan dan perawatan sementara terhadap korban kecelakaan sebelum mendapat pertolongan. Dalam situasi darurat, Anda diharuskan untuk bertindak dengan cepat, oleh karena itu penting bagi Anda untuk mengenal dengan baik alat P3K dan tahu apa yang harus digunakan untuk menangani cedera yang berbeda.
Seluruh tempat kerja, pusat rekreasi, rumah, dan mobil harus memiliki kotak penyimpan alat P3K. Mereka biasanya terdapat pada kotak hijau atau merah, atau pada tas yang ditandai dengan palang merah, dan pastinya kotak tersebut harus diletakkan di tempat yang mudah ditemukan.

Menyiapkan kotak P3K

Sebuah kotak pertolongan pertama yang lengkap wajib dimiliki di beberapa tempat. Untuk menyiapkan diri di keadaan darurat, lakukan hal berikut:
  • Taruh alat-alat P3K di rumah dan di dalam mobil Anda
  • Bawa kotak P3K ke manapun Anda pergi atau ketahuilah lokasi kotak P3K di sekitar Anda
  • Cari tahu lokasi kotak P3K di tempat Anda bekerja
Kotak pertolongan pertama tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran. Anda bisa mendapatkannya di kantor PMI terdekat, di toko obat lokal, atau dengan membuatnya sendiri. Beberapa kotak atau tas P3K ada yang dirancang untuk kegiatan tertentu seperti untuk mendaki gunung, berkemah, berperahu, dan lain-lain.

Berbagai alat P3K dan cara menggunakannya

Palang Merah merekomendasikan bahwa seluruh alat P3K yang harus dimiliki di dalam kotak pertolongan pertama, adalah:
  • 2 buah kasa kompres steril berukuran 16×16 cm: digunakan untuk mengompres bagian tubuh yang memar atau yang memerlukan kompresan.   
  • 25 buah plester luka untuk berbagai ukuran: digunakan untuk menutup luka yang kecil dan luka gores.
  • 1 buah perekat micropore selebar 3 cm: digunakan untuk merekatkan kasa steril.
  • 5 bungkus alkohol swap pad atau lap antiseptik: digunakan untuk membersihkan peralatan yang terbuat dari metal, seperti gunting, pinset, gunting kuku, dan lain-lain.
  • 1 botol antiseptik: digunakan untuk mencegah dan melawan bakteri pada luka.
  • 1 botol rivanol: digunakan untuk membersihkan daerah luka.
  • 1 selimut darurat atau selimut biasa: untuk menjaga seseorang agar tetap hangat dan melindungi dari udara dingin.
  • 1 kompres dingin instan: digunakan untuk penderita demam.
  • 2 pasang sarung tangan non-lateks ukuran besar: digunakan untuk melindungi diri dari bakteri sebelum menangani luka pada korban.
  • Gunting: digunakan untuk memotong perban atau perekat, dan juga dapat digunakan untuk memotong pakaian seseorang untuk mempermudah penanganan luka.
  • Tabung oksigen portabel: digunakan untuk penderita sesak napas, sebaiknya dipakai tidak lebih dari dua semprotan dalam sekali pakai, dan perhatikan cara penggunaan pada tabung.
  • Gunting kuku: digunakan untuk menggunting kuku atau kulit yang terobek atau yang dapat memperburuk cedera.
  • Pembalut elastis: digunakan untuk menahan cedera pada engkel.
  • 1 rol perban atau kasa pembalut ukuran 5 cm: digunakan untuk membalut kasa steril pada luka dalam yang kecil, sehingga dapat menghentikan perdarahan.
  • 1 rol perban atau kasa pembalut ukuran 10 cm: digunakan untuk membalut kasa steril pada luka yang besar dan dalam, sehingga dapat menghentikan perdarahan.
  • 5 kasa steril ukuran 7,5×7,5 cm: digunakan untuk menutup luka kecil dan dalam, yang tidak dapat diatasi dengan plester luka.
  • 5 kasa steril ukuran 16×16 cm: digunakan untuk menutup luka yang lebih besar.
  • Thermometer oral non-merkuri: digunakan untuk mengukur suhu tubuh penderita.
  • 6 mitella: Anda dapat menggunakannya untuk menjadi perban atau sling, dan juga sebagai penutup luka yang besar dan luka bakar jika steril.
  • Peniti: digunakan untuk merekatkan pembalut elastis.
  • Pinset: untuk mengambil objek asing yang kecil pada tubuh, seperti duri, serpihan kayu, dan lain-lain.
  • Senter: digunakan untuk mendeteksi adanya cedera di serah yang gelap, seperti pada lubang hidung, lubang telinga, dan tenggorokan

Obat-obatan yang perlu ada di kotak P3K

Berbagai obat-obatan pelengkap yang sebaiknya Anda tambahkan ke dalam otak P3K Anda adalah sebagai berikut:
Apabila Anda telah memiliki kotak P3K, pastikan di dalamnya terdapat semua peralatan yang mungkin Anda perlukan seperti barang-barang pribadi (obat-obatan, nomor telepon darurat, atau barang-barang lainnya yang wajib dimiliki), periksa kotak secara teratur, pastikan senter bekerja, periksa tanggal kedaluwarsa seluruh obat-obatan dan menggantinya dengan yang baru. Anda juga dapat menyiapkan satu set bidai jika khawatir akan terjadinya patah tulang.

Macam macam permainan bola kecil

Macam - Macam Permainan Bola Kecil adalah


Macam - Macam Permainan Bola Kecil - Dalam dunia olahraga, pemainan dibedakan menjadi dua yaitu Permainan Bola kecil dan Permainan Bola Besar. Permainan Bola Kecil adalah permainan yang biasanya menggunakan bola kecil dan alat seperti raket atau alat lain yang digunakan untuk memainkan bola tersebut. Namun, pada permainan bola besar biasanya tidak menggunakan alat untuk bermain, melainkan biasanya menggunakan anggota tubuh untuk bermain.
Permainan Bola Kecil adalah

Permainan bola kecil ini dapat dilakukan secara kelompok atau beregu, tergantung dari jenis olahraganya. Contoh beberapa permainan bola kecil yang menggunakan alat pemukul atau raket sebagai penunjang permainan adalah Bulu tangkis (menggunakan Raket), Tenis Meja (menggunakan Badge) dan Kasti (menggunakan alat pemukul bola).

Pada kesempatan ini Admin akan berbagi tentang Macam - macam permainan yang termasuk dalam permainan bola kecil beserta penjelasannya secara umum, berikut ini pembahasannya.

Macam - Macam Permainan Bola Kecil :


1. Tenis Meja
Permainan Tenis meja merupakan permainan yang menggunakan Badge sebagai alat pemukul, bola ping pong dan meja untuk bermain. Permainan ini dimaikan oleh dua orang untuk kategori tunggal dan empat orang untuk kategori ganda. Olahraga ini mempunyai nama resmi yaitu bola ping pong.
Di Indonesia olahraga tenis meja mempunyai Induk yaitu PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia), sedangkan untuk Induk tenis meja tingkat dunia adalah ITTF International Table Tennis Federation). Indonesia tergabung dalam ITTF sejak tahun 1961.

2. Bulu Tangkis
Permainan Bulu tangkis merupakan suatu permainan yang setiap pemainnya menggunakan sebuah raket. Dalam permainan ini dipergunakan sebuah kok (shuttlecock) sebagai pengganti bola yang dipukul secara bergantian oleh setiap regu yang sedang bertanding. Teknik dasar memukul bola dalam permainan bulu tangkis adalah pukulan servis, pukulan lob, drive, netting, smes, dan dropshort.

3. Kasti
Kasti adalah suatu olahraga permainan yang dilakukan secara beregu,yaitu dimainkan oleh dua regu. Setiap regu terdiri dari 12 pemain, permainan kasti ini dimainkan di lapangan yang mempunyai bentuk empat persegi panjang yang dibatasi oleh garis batas dengan lebar garis yaitu 5 cm atau menggunakan tali tambang. Permainan ini menggunakan bola kasti dan kayu pemukul sebagai alat permainan.

4.Golf
Golf merupakan permainan yang dilakukan diluar ruangan, permainan ini dapat dilakukan secara perorangan atau tim. Tujuan Permainan Golf adalah berlomba untuk memasukkan bola ke dalam lubang-lubang yang sudah ada di lapangan. Pemenang permainan golf ini adalah yang memasukkan bola dengan jumlah pukulan paling sedikit. Pada permainan ini bola golf dipukul dengan satu set tongkat pemukul yang disebut klab (stik golf).

5. Kriket

6. Kipers


7. Softball


8. Baseball


Permainan di atas merupakan daftar permainan bola kecil, dari Artikel di atas sekarang Anda tahukan apa itu permainan bola kecil. Jika Anda masih kurang paham tentang Artikel di atas Anda dapat menanyakan di label COntact, atau Anda juga dapat Browsing lagi di literatur lain.

Renang gaya dada

Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas.
Sejarah
Manusia sudah berenang gaya dada sejak Zaman Batu seperti digambarkan dalam lukisan di Gua Perenang, dekat Wadi Sora, Mesir barat daya. Gerakan kaki gaya dada diperkirakan meniru gerakan berenang katak. Di lukisan dinding yang dibuat orang Assyria dan lukisan relief yang ditemukan di Babilonia
Pada tahun 1538, seorang profesor ilmu bahasa berkebangsaan Jerman bernama Nicolas Wynman menerbitkan buku berenang yang pertama, Colymbetes. Tujuannya menulis buku bukan untuk mempromosikan berenang, melainkan untuk mengurangi bahaya tenggelam. Meskipun demikian, buku tersebut berisi cara belajar gaya dada.
Pada tahun 1696, pengarang Perancis Melchisédech Thévenot menulis buku The Art of Swimming yang menjelaskan berenang gaya dada yang serupa dengan gaya dada sekarang ini. Salah seorang dari pembacanya adalah Benjamin Franklin.
Lomba renang dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sebagian besar perenang memakai gaya dada. Dalam lomba renang tahun 1844 di London, sejumlah perenang suku Indian ikut serta. Perenang Inggris menggunakan gaya dada sementara perenang suku Indian berenang gaya bebas. Hingga tahun 1873, orang Inggris lebih senang berenang gaya dada.
Pada tahun 1875, Kapten Matthew Webb berhasil mencatatkan diri sebagai orang pertama yang berenang menyeberangi Selat Inggris. Selat selebar 34,21 km itu diseberanginya dengan berenang gaya dada selama 21 jam 45 menit.
Olimpiade St. Louis 1904 adalah Olimpiade yang pertama kali mempertandingkan nomor gaya dada secara terpisah untuk jarak 440 yard (402 m). Pada waktu itu diperlombakan nomor gaya dada, gaya punggung, dan gaya bebas.